DKP Provinsi Gorontalo Terima TIM Konsultan Project LAUTRA BAPPENAS

Bone Bolango – Dalam rangka Pengumpulan Data dan Informasi Consulting Servis for Development of Sustainable Financing Startegis for Indonesia’s Micro Small and Medium Size Enterprises in the Blue Economy (MSME) dan Consulting for Development of Sustainable Financing Strategis for Indonesia’s Marine Protected Areas (MPA), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) bekerjasama dengan Laut Untuk Kesejahteraan (LAUTRA) mengadakan entry meeting dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Rabu (31/08/2024).

Kegiatan entry meeting tim Project LAUTRA ini diterima langsung oleh Plh. Kepala Dinas Misran Lasantu dan Kepala Bidang Budidaya dan PDSPKP serta Pejabat dan staf terkait.

Misran Lasantu mengungkapkan bahwa Tim yang datang ke Gorontalo yaitu Tim Konsultan untuk pekerjaan Consulting Servis for Development of Sustainable Financing Startegis for Indonesia’s Micro Small and Medium Size Enterprises in the Blue Economy (MSME) dan Consulting for Development of Sustainable Financing Strategis for Indonesia’s Marine Protected Areas (MPA) dan BAPPENAS RI. Rencananya pertemuan untuk Provinsi Gorontalo akan dilaksanakan 2 (dua) kali yaitu pada bulan Agustus 2024 dan Maret 2025.

Lebih lanjut Misran menyampaikan bahwa tujuan Pelaksanaan Pertemuan Entry Meeting di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi adalah untuk melakukan wawancara dengan para pemangku kepentingan, untuk memperoleh data sekunder dan primer serta informasi kondisi kawasan konservasi perairan Teluk Gorontalo dan masyarakat nelayan serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terletak di sekitar kawasan tersebut. Kegiatan pengumpulan data dan informasi ini merupakan bagain awal dari kegiatan pelaksanaan penyusunan strategi pembiayaan berkelanjutan untuk UMKM Indonesia dalam ekonomi Biru sebagai strategi penguatan UMKM di kawasan konservasi.

Gorontalo menjadi satu dari 11 provinsi yang diintervensi melalui program Laut Sejahtera (LAUTRA) atau Oceans for Prosperity. Program kerja sama Kementrian PPN/Bappenas melalui Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF), Kementrian Kelautan dan Perikanan RI itu fokus peningkatan pengelolaan berkelanjutan kawasan konservasi dan perikanan terumbu karang.

Alasan terpilihnya Gorontalo sebagai satu dari 11 lokus program LAUTRA karena memiliki potensi laut yang baik. Lokus program ada di Kawasan Konservasi Daerah (KKD) Teluk Gorontalo.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top