Kadis KP Provinsi : Penataan PPI Tenda Upaya Tegas Menjaga Fungsi Pelabuhan Perikanan Sila, Tegaskan Komitmen Pemprov untuk Relokasi Pedagang Non-Perikanan

Kota Gorontalo — Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo, Sila N. Botutihe, menyatakan bahwa penataan kawasan Pelabuhan Perikanan (PPI) Tenda di Kota Gorontalo merupakan langkah penting dan strategis untuk mengembalikan fungsi kawasan tersebut sebagai pusat kegiatan perikanan.

Hal tersebut disampaikan usai mengikuti rapat terpadu yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 4 April 2025, bersama sejumlah pejabat strategis, menindaklanjuti arahan Gubernur Gorontalo mengenai penertiban pemasar non-perikanan di kawasan PPI Tenda.

“PPI Tenda adalah kawasan yang dirancang untuk mendukung aktivitas kelautan dan perikanan. Ketika fungsi itu bergeser karena hadirnya pedagang non-perikanan, maka kita perlu mengambil langkah tegas namun tetap persuasif,” ujar Sila.

Dalam rapat yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Plt Asisten II Setda Provinsi Gorontalo, Kepala Biro Hukum, Kepala Satpol PP, unsur Dinas Perndustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Kepala Pelabuhan Perikanan Tenda dan Sekretaris DKP, disepakati bahwa penertiban dilakukan dengan tetap mengedepankan koordinasi dan pendekatan humanis.

Sila mengapresiasi langkah cepat UPTD PPI Tenda yang telah melakukan sosialisasi, pemasangan spanduk larangan, hingga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Gorontalo. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menyiapkan relokasi pedagang non-perikanan pasca Hari Raya Ketupat.

“Kita tidak anti terhadap aktivitas ekonomi, tapi aktivitas tersebut harus sesuai peruntukan. PPI Tenda harus menjadi contoh pelabuhan perikanan yang tertib, bersih, dan mendukung nelayan serta pelaku usaha perikanan,” tambahnya.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, kata Sila, berkomitmen mendampingi proses penataan hingga selesai. Ia juga berharap masyarakat mendukung kebijakan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kelangsungan sektor perikanan daerah.

“Ini bukan semata-mata soal penertiban, tetapi menyangkut masa depan PPI Tenda dan kesejahteraan nelayan. Kita harus kembalikan kawasan ini ke fungsinya yang semestinya,” pungkasnya.

PPID_DKP {YK}

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top