Gorontalo – Kepemimpinan baru Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) diharapkan membawa energi baru bagi pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan tata kelola sumber daya kelautan Indonesia. Harapan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, yang mengucapkan selamat kepada Darwis Ismail, S.T., M.M.A., atas terpilihnya sebagai Ketua Umum ISKINDO periode 2026–2031 dalam Kongres IV ISKINDO di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Aryanto berharap kepemimpinan baru ISKINDO mampu memperkuat peran sarjana kelautan dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Darwis Ismail atas amanah yang diberikan. Semoga ISKINDO semakin solid dan mampu menghadirkan gagasan serta inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia,” ujar Aryanto.
Menurutnya, bagi Provinsi Gorontalo, kolaborasi dengan kalangan akademisi dan profesional kelautan sangat penting untuk mengoptimalkan potensi perikanan tangkap, budidaya, serta pengelolaan wilayah pesisir dan konservasi perairan.
Pengembangan sektor ini, lanjutnya, perlu didukung riset, teknologi, dan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan agar tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi hasil perikanan serta memperkuat kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.
“Kita berharap ISKINDO dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah, termasuk di Gorontalo, dalam mendorong pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan manfaat ekonominya bagi masyarakat,” tambahnya.
Aryanto menegaskan, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pelaku usaha menjadi kunci untuk menjadikan potensi kelautan dan perikanan sebagai kekuatan pembangunan daerah, tanpa mengabaikan kelestarian ekosistem laut.
Ia berharap kepemimpinan ISKINDO periode 2026–2031 dapat memperluas kolaborasi dan melahirkan terobosan yang mendukung kemajuan sektor kelautan dan perikanan nasional, termasuk di Provinsi Gorontalo.

