Bone Bolango — Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menyambut baik kunjungan Kepala Desa Bajo bersama masyarakat serta perwakilan JAPESDA (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam) yang datang langsung ke Kantor Pemerintah Provinsi Gorontalo pada Selasa 3 Nopember 2026 bertempat di Ruang Rapat DKP Provinsi Gorontalo. Dalam kesempatan tersebut, Kadis DKP menitipkan pesan penting agar masyarakat nelayan, khususnya warga Desa Bajo, meninggalkan praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan (destructive fishing).
Menurut Kadis DKP, tantangan terbesar saat ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan perubahan pola pikir (mindset) di tingkat tapak atau masyarakat desa. Praktik ilegal seperti penggunaan bom ikan, racun, hingga kompresor untuk tujuan menangkap ikan masih kerap ditemukan dan merusak ekosistem terumbu karang.
“Kita sudah melarang mereka untuk melakukan destructive fishing, tidak boleh pakai bom, ternyata masih ada yang pakai. Ini soal mindset dan ketidaktahuan yang perlu diubah secara berjenjang,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif lembaga pendamping seperti JAPESDA yang selama ini telah mendampingi masyarakat dalam menginisiasi tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan, seperti pengelolaan gurita dan perlindungan wilayah pesisir. Melalui penyusunan Rancangan Peraturan Desa (Raperdes) yang sejalan dengan sosial budaya masyarakat, diharapkan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian laut bisa tumbuh dari dalam diri masyarakat itu sendiri.
Kepala Dinas KP Provinsi Gorontalo juga menyampaikan pentingnya sosialisasi dan penguatan peran Pemerintah Desa Bajo dalam mendukung Visi Program Agro Maritim oleh Gubernur Goorntalo dan Wakil Gubernur Gorontalo serta program program strategis sektor kelautan dan perikanan termasuk perlindungan sumberdaya pesisir dan mengadvokasi masyarakat dalam mencegah aktifitas illegal dan destructive fishing.
Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa dan kelompok masyarakat guna mengawal pemanfaatan ruang laut secara bijaksana, demi kelangsungan hidup generasi mendatang.

