Reti Tamuu, Ketekunan Wanita Pesisir Anggrek yang Mengubah Kehidupan Lewat Rumput Laut

Di pesisir Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, laut bukan sekadar hamparan air asin, tetapi sumber harapan dan kehidupan. Dari wilayah pesisir inilah tumbuh kisah inspiratif Reti Tamuu, seorang wanita pesisir yang sejak tahun 2010 dengan tekun menekuni usaha budidaya rumput laut hingga mampu mengubah kondisi ekonomi keluarganya.

Reti Tamuu dikenal sebagai sosok perempuan pekerja keras yang setiap hari menggantungkan hidupnya pada laut. Bersama sang suami, ia rutin menyusuri pesisir untuk memantau pertumbuhan tanaman rumput laut, memastikan setiap bentangan tali terawat dengan baik, serta menjaga kualitas hasil panen. Konsistensi inilah yang membuat Reti tetap bertahan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pembudidaya.

Tak hanya sebagai pembudidaya, Reti juga dipercaya sebagai Ketua Kelompok Berkah Cotoni, salah satu kelompok pembudidaya rumput laut yang aktif di Kecamatan Anggrek. Di bawah kepemimpinannya, kelompok ini terus berupaya meningkatkan kualitas budidaya, saling berbagi pengetahuan, serta memperkuat kebersamaan dalam menghadapi dinamika usaha rumput laut.

Hasil dari ketekunan selama lebih dari satu dekade itu kini dapat dirasakan secara nyata. Dari usaha budidaya rumput laut, Reti berhasil mengubah kondisi rumahnya yang dahulu sederhana menjadi rumah yang lebih layak dan besar. Lebih membanggakan lagi, ia mampu menyekolahkan anaknya hingga ke jenjang universitas, sebuah capaian yang menjadi impian banyak keluarga pesisir.

Fluktuasi harga pasar yang kerap terjadi tidak pernah menyurutkan semangat Reti. Naik dan turunnya harga dianggap sebagai bagian dari dinamika usaha yang harus dihadapi dengan keteguhan dan kesabaran. Baginya, selama laut masih bisa dirawat dan rumput laut terus tumbuh, harapan untuk bertahan dan berkembang akan selalu ada.

Kini, Reti Tamuu menjadi sosok inspiratif perempuan pesisir yang membuktikan bahwa wanita mampu menjadi penggerak utama roda perekonomian keluarga. Perannya tidak hanya terbatas pada rumah tangga, tetapi juga sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi di wilayah pesisir Gorontalo Utara.

Dalam wawancara, Reti menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap perhatian pemerintah daerah kepada pembudidaya rumput laut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, yang telah menjadikan pengembangan bibit dan budidaya rumput laut sebagai salah satu program unggulan agromaritim Provinsi Gorontalo. Program ini menjadi motivasi besar bagi kami, para pembudidaya di pesisir, untuk terus maju, meningkatkan kualitas budidaya, dan memperbaiki kesejahteraan keluarga,” ujar Reti.

Program agromaritim Pemerintah Provinsi Gorontalo yang fokus pada penguatan bibit dan pengembangan budidaya rumput laut menjadi harapan baru bagi Reti dan Kelompok Berkah Cotoni. Dukungan kebijakan tersebut diyakini mampu mendorong budidaya rumput laut agar semakin berkelanjutan dan memberi dampak yang lebih luas bagi masyarakat pesisir.

Dengan ketekunan, konsistensi, dan semangat pantang menyerah, Reti Tamuu membuktikan bahwa dari pesisir yang sederhana dapat lahir kisah besar tentang kerja keras, ketangguhan perempuan, dan masa depan keluarga yang lebih baik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top