UPTD Pelabuhan Perikanan Gentuma Gelar Sosialisasi Asuransi Mikro Bahari Untuk Nelayan

Gentuma – Nelayan Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjalankan profesinya. Selain cuaca yang tidak menentu, mereka juga harus berhadapan dengan risiko kecelakaan yang dapat membahayakan jiwa dan keselamatan. Kondisi ini semakin diperparah dengan kurangnya jaminan perlindungan terhadap kehidupan dan aset mereka, seperti kapal yang menjadi sarana utama dalam mencari nafkah. Meski sektor kelautan dan perikanan menjadi pilar ekonomi Indonesia, kesejahteraan nelayan masih jauh dari kata ideal.

Untuk memberikan perlindungan terhadap risiko-risiko tersebut, pemerintah hadir dengan program Bantuan Premi Asuransi Nelayan, yang bertujuan memberikan rasa aman bagi nelayan selama menjalani aktivitas penangkapan ikan. Selain itu, program ini juga mencakup perlindungan terhadap kapal nelayan yang rawan terhadap kerusakan akibat cuaca buruk, kecelakaan, hingga kebakaran. Dengan adanya asuransi, nelayan dapat lebih fokus bekerja tanpa khawatir akan kerugian yang terjadi akibat risiko yang tak terduga.

Dalam rangka memperkenalkan program ini, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pelabuhan Perikanan (PP) Gentuma bekerja sama dengan PT. Asuransi Kredit Indonesia (ASKRINDO) menggelar sosialisasi Asuransi Mikro Bahari. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, (12/2/2026), di Aula Pertemuan UPTD PP Gentuma. Sosialisasi ini dihadiri oleh 60 peserta yang terdiri dari perwakilan PPN Kwandang, Angkatan Laut, Polair, serta pemilik kapal yang berdomisili di sekitar Pelabuhan Perikanan Gentuma.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala UPTD PP Gentuma, Yusni Trisa Pakaya, yang dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada nelayan dan pemilik kapal mengenai manfaat program asuransi.
“Melalui asuransi, kami ingin memberikan jaminan perlindungan bagi nelayan agar mereka dapat terhindar dari berbagai risiko yang dapat terjadi selama kegiatan penangkapan ikan, baik itu melalui program asuransi nelayan maupun asuransi kapal ikan,” ujar Yusni.

Dengan adanya program ini, diharapkan nelayan dan pemilik kapal dapat lebih tenang dan fokus pada aktivitas mereka, serta memperoleh perlindungan yang memadai untuk menjaga keselamatan dan keberlanjutan profesi mereka di tengah tantangan di laut.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top