Bone Bolango — Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas, keselamatan, dan profesionalisme nelayan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN).
Pada Sabtu, 23 Mei 2026, bertempat di Kantor DKP Provinsi Gorontalo, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang, Yanwar Amri Yasman, menyerahkan secara resmi dokumen Sertifikat Kecakapan Nelayan kepada Kepala DKP Provinsi Gorontalo. Penyerahan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Rapat Pembahasan Progres Pelaksanaan Survey Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Provinsi Gorontalo.
SKN merupakan sertifikasi keterampilan yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan keselamatan nelayan, khususnya bagi nahkoda dan awak kapal perikanan. Sertifikasi ini menjadi bukti resmi kompetensi dan profesionalisme nelayan yang diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI).
Sebelumnya, DKP Provinsi Gorontalo telah menyelenggarakan dua kegiatan BIMTEK SKN di lokasi berbeda. Kegiatan pertama dilaksanakan pada tanggal 20–21 Oktober 2025 di Aula Ruang Pertemuan Kantor Desa Pohuwato Timur, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, dengan peserta sebanyak 30 orang nelayan. Selanjutnya kegiatan kedua dilaksanakan pada tanggal 15–16 November 2025 di Ruang Pertemuan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Gorontalo dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang nelayan.
Dari total pelaksanaan BIMTEK tersebut, KKP-RI telah menerbitkan sebanyak 70 Sertifikat Kecakapan Nelayan bagi peserta yang mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai dan dinyatakan lulus evaluasi kompetensi.
Program sertifikasi ini diberikan secara gratis sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan keselamatan kerja dan kesejahteraan nelayan Indonesia. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi penting seperti dasar-dasar pelayaran, pengoperasian alat tangkap, hukum perikanan, keselamatan kerja di laut, hingga pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
Kepala DKP Povinsi Gorontalo, Aryanto Husain, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan BIMTEK Sertifikat Kecakapan Nelayan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Gorontalo.
“Program ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan, mendukung keselamatan kerja dan aktivitas pelayaran, memberikan legalitas serta pengakuan kompetensi bagi nelayan, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan sektor perikanan di Provinsi Gorontalo,” ujar Aryanto.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap nelayan di daerah semakin profesional, memiliki standar kompetensi yang baik, serta mampu menjalankan aktivitas penangkapan ikan secara aman, tertib, dan berkelanjutan.

