Bone Bolango — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo melaksanakan rapat pembahasan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai tindak lanjut program strategis nasional dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membangun dan memajukan kawasan pesisir serta meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan.
Kepala DKP Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, menyampaikan bahwa dari 186 desa yang diusulkan, saat ini telah mengerucut menjadi 65 desa calon lokasi yang sedang diverifikasi melalui dua kali survei lapangan.
“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini menjadi program unggulan yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Gorontalo dan pemerintah kabupaten/kota karena diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujar Aryanto.
Dalam pembahasan tersebut, sejumlah syarat utama yang menjadi perhatian meliputi status lahan yang harus clean and clear, ketersediaan akses jalan, serta kondisi geografis lokasi pembangunan.
Beberapa kendala yang masih ditemukan di lapangan antara lain persoalan administrasi lahan, akses jalan yang belum memadai, kawasan konservasi mangrove, hingga wilayah rawan banjir rob dan pasang air laut.
Untuk Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango, sebagian besar lokasi masih terkendala administrasi lahan dan kebutuhan pembukaan akses jalan. Sementara di Kabupaten Pohuwato dan Boalemo, progres dinilai cukup positif, termasuk kesiapan masyarakat Desa Olibu untuk bergotong royong melakukan penimbunan lahan.
Di Kabupaten Gorontalo Utara, beberapa desa seperti Hutakalo, Dumolodo, dan Kotajin telah memiliki dokumen lahan yang lengkap dan clear, meskipun sejumlah titik tetap harus ditinjau ulang karena berada di kawasan konservasi mangrove.
Sedangkan di Kota Gorontalo, lokasi usulan meliputi Pohe, Tenda, dan Leato Utara. Khusus wilayah Pohe memerlukan penanganan khusus karena masih padat dengan lapak pedagang, sementara Leato Utara dinilai terlalu dekat dengan proyek KNMP yang sudah ada.
Di akhir rapat, Aryanto Husain menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Gubernur Gorontalo akan segera menyurati pemerintah kabupaten/kota guna mempercepat penyelesaian kendala di lapangan, khususnya terkait pembebasan lahan dan akses jalan.
“Kami berkomitmen mendukung penuh percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih agar segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir dan nelayan di Provinsi Gorontalo,” tutup Aryanto.

