POHUWATO – Kehadiran PT Kimci Jaya Bersaudara di Kabupaten Pohuwato terbukti meningkatkan kesejahteraan petani tambak sekaligus mendongkrak ekspor Gorontalo. Hal ini diungkapkan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat meninjau fasilitas perusahaan di Kecamatan Popayato Timur, Selasa (13/5/2025).
Berdasarkan data perusahaan, ekspor bandeng PT Kimci menunjukkan tren positif:
2023: 3 kali pengiriman (88.500 kg)
2024: 59 kali pengiriman (1.666.500 kg)
2025 (per 7 Mei): 39 kali pengiriman (755.000 kg)
Produk olahan ikan bandeng ini telah memasuki pasar Taiwan dan Filipina.
Dalam dialog dengan petani, Gubernur Gusnar menekankan pentingnya sinergi antara industri, masyarakat, dan pemerintah. “Industri harus memberi manfaat nyata, sementara petani harus konsisten sebagai penyedia bahan baku,” ujarnya.
Mohamad Malongi, salah satu petani, mengakui dampak positif PT Kimci. “Biaya produksi turun karena tak perlu lagi kirim hasil panen ke luar daerah. Harga jual juga lebih baik karena tak tergantung tengkulak,” jelasnya.
Proses produksi di PT Kimci juga menerapkan standar ketat. Gubernur dan rombongan harus melalui tiga kali penggantian APD sebelum masuk area pengolahan. “Ini menunjukkan komitmen mereka terhadap kualitas ekspor,” tandas Gusnar.
Kunjungan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dan Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga.

