Gorontalo Utara – Menyusul kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono ke Kabupaten Gorontalo Utara pada 29 April lalu, tim dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP melakukan survei lapangan untuk menindaklanjuti rencana pengembangan budidaya rumput laut di wilayah tersebut.
Survei ini dilakukan pada jumat, (2/5/2025) dan melibatkan tim dari Direktorat Rumput Laut DJPB, didampingi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo, DKP Kabupaten Gorontalo Utara, serta penyuluh perikanan setempat.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKP Provinsi Gorontalo, Fahrul Ulum Amlain, yang turut mendampingi kegiatan ini mengatakan, “Survei ini sangat penting untuk memetakan kesiapan wilayah dan menentukan langkah strategis selanjutnya. Kami berharap sistem modeling budidaya rumput laut bisa segera diwujudkan di Gorontalo Utara.”
Survei difokuskan pada identifikasi potensi dan kondisi lahan budidaya, jumlah pembudidaya aktif, kualitas perairan, serta ketersediaan infrastruktur penunjang seperti akses jalan, listrik, dan pasar. Selain itu, tim juga mencari lokasi yang sesuai untuk pembangunan fasilitas pendukung seperti laboratorium kultur jaringan dan rumah pengering.
Gorontalo Utara memiliki potensi budidaya rumput laut seluas 990,57 hektare. Salah satu opsi pengembangan yang dikaji adalah pembangunan sistem modeling seluas 50 hektare yang difokuskan untuk menghasilkan bibit rumput laut unggul. Opsi ini dinilai paling memungkinkan untuk direalisasikan dalam waktu dekat.
Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap Gorontalo Utara dapat menjadi salah satu sentra rumput laut nasional yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan sektor budidaya yang berkelanjutan.

