Bone Bolango — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Gorontalo secara rutin melaksanakan rapat evaluasi pada setiap awal bulan sebagai forum koordinasi dan pemantauan pelaksanaan program dan kegiatan. Rapat rutin tersebut melibatkan seluruh pejabat struktural dan fungsional, baik di lingkungan Dinas maupun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
Memasuki Oktober 2026, rapat rutin tersebut sekaligus difokuskan pada evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan menjelang akhir tahun serta persiapan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026. Rapat dipimpin oleh Kepala DKP Provinsi Gorontalo, Senin (5/10/2026).
Rapat menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh program dan kegiatan dapat terlaksana secara efektif, tepat sasaran, akuntabel, serta sesuai target yang telah ditetapkan. Memasuki Triwulan IV, evaluasi difokuskan pada capaian pelaksanaan program dan kegiatan, termasuk mengidentifikasi kegiatan yang telah selesai, masih dalam proses, maupun yang membutuhkan percepatan.
Hingga memasuki Oktober 2026, capaian realisasi fisik dan keuangan DKP Provinsi Gorontalo telah berada pada angka 80 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator yang dievaluasi untuk memastikan target kinerja dan realisasi anggaran dapat terus ditingkatkan hingga akhir Tahun Anggaran 2026.
Selain mengevaluasi capaian, rapat juga membahas berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan, baik dari aspek administrasi, teknis, pengadaan barang dan jasa, maupun pelaksanaan di lapangan. Masing-masing bidang dan unit kerja diminta segera mengambil langkah percepatan dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas.
Pada kesempatan yang sama, rapat membahas persiapan pelaksanaan APBD-P Tahun Anggaran 2026. Penyesuaian program, kegiatan dan subkegiatan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing penanggung jawab, sehingga setelah dokumen APBD-P ditetapkan, pelaksanaannya dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya masyarakat kelautan dan perikanan.
Kepala DKP Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antarbidang, termasuk dengan unsur perencanaan, keuangan dan pengadaan.
“Memasuki Triwulan IV, kita perlu memastikan seluruh target yang telah direncanakan dapat diselesaikan dengan baik. Kegiatan yang masih memiliki kendala harus segera diidentifikasi dan dicarikan solusi, sementara persiapan APBD-P TA 2026 harus dilakukan secara cermat agar pelaksanaannya tidak mengalami hambatan,” ujar Aryanto.
Ia juga meminta setiap penanggung jawab kegiatan memastikan kesiapan dokumen, jadwal pelaksanaan, target output, serta kebutuhan pendukung lainnya agar pelaksanaan kegiatan pada sisa waktu Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan optimal.
Evaluasi turut diarahkan untuk memastikan program DKP tetap mendukung prioritas pembangunan daerah, terutama peningkatan produktivitas sektor kelautan dan perikanan, peningkatan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan, penguatan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan, serta pengawasan terhadap aktivitas pemanfaatan sumber daya yang berpotensi merusak keberlanjutan ekosistem perairan.
Melalui rapat rutin tersebut, DKP Provinsi Gorontalo terus memperkuat koordinasi dan tata kelola pelaksanaan program dan kegiatan. Evaluasi secara berkala diharapkan menjadi dasar dalam melakukan perbaikan dan percepatan agar seluruh target kinerja dan realisasi anggaran Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai secara optimal serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Gorontalo.

